SMP Negeri 2 Banyuasin I Nantikan Uluran Tangan Pemerintah

12 Mei 2009 at 23:38 16 komentar


SSMP Negeri 2 Banyuasin IMP Negeri 2 Banyuasin I Provinsi Sumatera Selatan, kini kondisinya kian parah. Sekolah yang terletak di Desa Sido Mulyo Kecamatan Banyuasin I dan berdiri sejak tahun 1992 ini sedang menantikan uluran tangan Pemerintah, sebab hampir seluruh ruangan belajar serta ruang perpustakaan mengalami kerusakan parah dan bocor jika musim hujan tiba. Kayu-kayu bagian atap ruangan tampak rapuh dan patah. Kondisi ini akan membahayakan anak-anak yang sedang berada di dalam ruangan. Jika datang angin kencang dikhawatirkan atap ruangan akan roboh, sebab kayu penyanggah (kuda-kuda) sudah tidak kuat lagi untuk menahan beban. Bahkan di beberapa ruangan belajar dan perpustakaan terlihat tidak ada lagi kayu penyanggahnya. Sampai berita ini ditulis, sekolah belum pernah mengalami renovasi atau perbaikan secara total.

Untuk melihat secara jelas kondisi ruangan berikut penulis perlihatkan beberapa foto yang diambil pada tanggal 29 April 2009.

Foto Ruangan PerpustakaanRuangan Perpustakaan yang tidak memiliki kayu penyanggah

salah satu ruang belajar Kondisi salah satu ruang belajar

Halaman depan sekolahPintu masuk depan sekolah

Pagar robohPagar depan sekolah roboh

Entry filed under: Pendidikan. Tags: , , , , , , , , , .

Mitos Kebangkitan Nasional [Sebuah Tantangan dan Harapan ke Depan] Surat Terbuka ……….

16 Komentar Add your own

  • 1. Riri  |  16 Mei 2009 pukul 17:12

    Perhatian pemerintah kadang-kadang memang terlambat. Kalau sudah jatuh korban baru ia turun ke lapangan. Perlu dicross ccheck, dan ditindaklanjuti….!

    Balas
  • 2. Sriayu  |  22 Mei 2009 pukul 19:52

    Salam kenal…

    Wah…..seru ya content blog na. Saya doyan banget. Apalagi artikel yang satu ini. Nice blog lah.

    BTW…visit me and leave comment or if U don’t mind taking a part at my pooling. Thanks be4

    Balas
  • 3. elisahlianto  |  7 Juni 2009 pukul 13:51

    salam,
    saya alumni smp n1 srikaton ,sangat prihatin dengan kondisi sekolah yg ada di kecamatan airsaleh .baik itu smp n1 maupun smp n2 .mengingat pentingya pendidikan untuk generasi penerus bangsa,sudah sewajarnya mendapatkan tempat yg layak .akan tetapi yg kita lihat justru sebaliknya ,justru siswa dihantui rasa takut ,karna takut tertimpa bangunan yg rapuh.pemerintah sendiri menggembar-gemborkan wajib belajar 9 thn,tpi tidak melihat kayak apa sih kondisi sekolah,layak atau tidak untuk digunakan.apalagi kok fasilitas memadai.saya berharap pihak terkait untuk segera menindaklanjuti masalah ini,demi para generasi penerus bangsa indonesia tercinta.salam

    Balas
  • 4. alamendah  |  27 Juni 2009 pukul 20:15

    Salam kenal,
    Saya juga sedikit-sedikit ikut berkecimpung di dunia pendidikan di daerah pinggiran.
    Terkadang sekolah yang berada di pinggiran terasa kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Padahal sekolah-sekolah di kota, hampir setiap tahun mendapatkan bantuan. Sehingga kadang bangunan yang masih layakpun dipugar ulang.
    Terkadang (kesannya) tergantung pada daya koneksi pihak sekolah pada pihat-pihak yang terkait.
    Semoga kedepannya pemerintah bisa memberikan perhatian lebih dan merata.

    Balas
  • 5. domainid  |  9 Juli 2009 pukul 13:02

    Ganti alamat wordpress anda dengan .com / .net hanya 60.000

    Lebih mudah di ingat, lebih cepat terindeks search engine.

    Jika alamat awal wordpress anda informasi-anda.wordpress.com
    Dapat anda ubah menjadi informasi-anda.com atau terserah pilihan anda.

    Anda tidak perlu memindah data yang ada pada wordpress anda,
    anda hanya perlu menambahkan sedikit settingan pada dashbord wordpress anda.

    silahkan kunjungi http://domain-id.net/index.php/wordpress

    Best regard

    http://www.domain-id.net

    Contact: cs.domain (YM) / 085649509777 (sms only)

    Balas
  • 6. Q11901  |  16 Juli 2009 pukul 22:08

    Kasihan ya SMP nya. Semoga pemda setempat lebih responsif dalam menangani kasus ini

    Balas
  • 7. yohanes  |  2 Agustus 2009 pukul 1:07

    saya alumni smp 1 srikaton waktu itu guru saya ibu erma dan kepala sekolah bpk sukri karim sebagai kepala tu bpk marjan sebagai guru bahasa inggris sunardi istanto teman sekelas saya hasanah sutiyem dan afandi wahid saya tinggal di ds srimulyo mari kita bantu smp kita mari kita reuni untuk membangun smp yang telah membesarkan kita kunjungi blog saya ….menguaksejarahnusantara.blogspot.com

    Balas
  • 8. ricky  |  18 Agustus 2009 pukul 1:35

    Assalamualaikum numpang baca baca untuk menambah ilmu bro, klw bisa ditunggu kunjungan balik nya yuaahhh

    Balas
  • 9. kaito  |  6 Oktober 2009 pukul 14:00

    pemerintah hanya memikirkan kepentingan meraka saja.
    ketika saat kampanye barulah mereka berlaga bak malaikat kesiangan.

    Balas
  • 10. Ratih.p  |  10 Januari 2010 pukul 2:36

    sya alumni smpn 2 sedih melihat sekolahan kmi dulu blum di renovasi s/d skrang.pemerintah mgkin mata nya buta dgn keadaan sekolah kami ini.buat pak tar thanks dgn artikel nya dan salam buat guru di sana khusus ny tuk bu maryani &teman2 alumni 2004 spesial to susana sang jenius

    Balas
  • 11. nasrul latief  |  9 Februari 2010 pukul 17:13

    aku dulu pernah ngajar di situ juga lo bos..inget gak? wkt kepseknya pak anwar.he.he.he salam u/markus,bu evi,bu aprilia.darsini dll.aq juga ikut prihatin.tlng deh buat tembusan ke pak dewan aja.sp tuh,pak agus salam.khan orang kita juga,masak gak mau bantuin..he,he,salam hormat bossss.

    Balas
    • 12. Tarmizi Ramadhan  |  10 Februari 2010 pukul 6:36

      Nasrul Latief…? (atau Pak Eko Wiwik Sunarko…?), terima kasih atas sarannya. Akan diusahakan…

      Balas
  • 13. Anak Bangsa  |  22 Februari 2010 pukul 19:45

    Prihatin yang mendalam atas keadaan yg ada…………,sepertinya belum nyampe kesana program program yg di design oleh pemerintah….atau ada hal lain yg menyebabkannya….

    salam anak bangsa tuk peduli pendidikan…

    Balas
  • 14. Anak Bangsa  |  22 Februari 2010 pukul 19:48

    sangat….menyedihkan…apa ngak ada dinas pendidikan disana

    salam anak bangsa tuk peduli pendidikan

    Balas
  • 15. magda  |  26 April 2010 pukul 15:04

    ….kita diharapkan membuat belajar itu nyaman, agar anak didik dapat membangun pengetahuannya sendiri……..padahal kenyamanan harus didukung oleh lingkungan belajar……pada kenyataannya………lingkungan belajar sangat tidak menguntungkan…………suatu DILEMA dan KEPRIHATINAN……

    Balas
  • 16. Khutbah ismawan AGOK  |  5 April 2011 pukul 15:23

    Wah tempatku mencari ilmu dulu skrg telah usang, bdbu dan tak terjamah oleh pemerintah yg drmawan, tabahlah karna jasamu membuat org bangga, lam unt all tman2 angkatan 99 aku rindu x an smua.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Jika Anda berminat menautkan blog ini, copy dan paste kode banner di bawah ini ke blog atau situs Anda.
<a href="https://tarmizi.wordpress.com" target="_blank"><img src="http://cdn-users1.imagechef.com/ic/stored/2/100319/anmfe5cf44cf7742a9b.gif" align="Center">

Translate Isi Blog

Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Yang sedang online saat ini

free counters

Statistik Blog

Statistik Kunjungan

  • 1,456,161 Pengunjung

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya

RSS Blogger Indonesia

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

FACEBOOK

Profil Facebook Tarmizi Ramadhan



Lintas Berita – Berita Terbaru


POLLING TERBUKA

Kompetisi Blog Kebahasaan

balaibahasabandung.web.id

Kalender

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Twitter


%d blogger menyukai ini: