Budaya Belajar Siswa

19 November 2008 at 12:10 5 komentar


Banyak orang yang belajar dengan susah payah, tetapi tidak mendapatkan hasil apa-apa, hanya kegagalan yang ditemui. Penyebabnya tidak lain karena belajar tidak teratur tidak disiplin, dan kurang bersemangat, tidak tahu bagaimana cara berkonsentrasi dalam belajar, mengabaikan masalah pengaturan waktu dalam belajar, istirahat yang tidak cukup, dan kurang tidur.

Menurut ajaran Rousseau dalam Dalyono (2001:106), “Manusia itu pada dasarnya baik, ia jadi buruk dan jahat karena pengaruh kebudayaan.” Namun, pengaruh budaya yang lebih fatal terjadi apabila sebagian besar masyarakat mengalami keterbelakangan budaya. Tirtarahardja (2000:246) menggambarkan bahwa keterbelakangan budaya terjadi akibat dari sekelompok masyarakat yang tidak mau mengubah cara dan kebiasaan yang selama ini mengganggap dirinya sudah maju. Pada kelompok ini mereka tidak mau menerima segala macam pembaharuan dan tidak mau mengubah tradisi yang selama ini sudah diyakini kebenarannya.

Menurut Koentjaraningrat (1990:147), “faktor budaya berkaitan dengan kultur masyarakat yang berupa persepsi/pandangan, adat istiadat, dan kebiasaan.” Peserta didik selalu melakukan kontak dengan masyarakat. Pengaruh-pengaruh budaya yang negatif dan salah terhadap dunia pendidikan akan turut berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak. Peserta didik yang bergaul dengan teman-temannya yang tidak sekolah atau putus sekolah akan terpengaruh dengan mereka. Dalam hal ini Slameto (2003:73) berpendapat, “Banyak siswa gagal belajar akibat karena mereka tidak mempunyai budaya belajar yang baik. Mereka kebanyakan hanya menghafal pelajaran.”

Pendapat tersebut dipertegas pula oleh William H. Burton dalam Hamalik (2004:26) yang temasuk dalam salah satu prinsip belajar, yaitu: “Proses belajar terutama terdiri dari berbuat hal-hal yang harus dipelajari di samping bermacam-macam hal lain yang ikut membantu proses belajar itu.”

Berdasarkan beberapa pendapat di atas secara implisit menyatakan bahwa budaya belajar siswa mempunyai keterkaitan dengan prestasi belajar, sebab dalam budaya belajar mengandung kebiasaan belajar dan cara-cara belajar yang dianut oleh siswa. Pada umumnya setiap orang (siswa) bertindak berdasarkan force of habit (menurut kebiasaannya) sekalipun ia tahu, bahwa ada cara lain yang mungkin lebih menguntungkan.

Sehubungan dengan hal itu, budaya belajar siswa akan menjadi tradisi yang dianut oleh siswa. Tradisi tersebut akan selalu melekat di dalam setiap tindakan dan perilaku siswa sehari-hari baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyarakat. Misalnya tradisi dalam memanfaatkan waktu belajar, disiplin dalam belajar, kegigihan/keuletan dalam belajar, dan konsisten dalam menerapkan cara belajar efektif.

Dengan demikian dapat penulis jelaskan bahwa budaya belajar yang baik mengandung suatu ketetapan, keteraturan menyelesaikan tugas, dan menghilangkan rangsangan yang akan mengganggu konsentrasi belajar sehingga semua itu akan berpengaruh terhadap prestasi belajarnya. Kepribadian yang teratur sebagai salah satu barometer dari kejernihan berpikir. Kejernihan berpikir yang diperlukan selama menuntut ilmu harus dipertahankan. Demikian pula sebaliknya, budaya belajar yang kurang baik akan membentuk siswa menjadi pribadi yang malas, bertindak semau-maunya, dan ketidakteraturan.

Referensi

Dalyono. 2001. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Tirtarahardja, dan La Sula. 2000. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, Oemar. 2004. Proses Belajar Mengajar. Cet. ke-3. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Koentjaraningrat. 1990. Bunga Rampai: Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Cetakan keempat. Jakarta: Rineka Cipta.

About these ads

Entry filed under: Pendidikan. Tags: , , , , , , , , .

UNDERACHIEVER Peranan Komunikasi dalam Keluarga untuk Pembentukan Sikap Sosial Siswa

5 Komentar Add your own

  • 1. info lowongan kerja bandung  |  4 Maret 2011 pukul 16:06

    tapi sekarang kurang berlaku ya?

    Balas
  • 2. mieft  |  17 November 2011 pukul 11:07

    keren

    Balas
  • 3. Budaya Belajar Siswa « Blognya Sikna  |  12 Desember 2011 pukul 18:00

    […] http://tarmizi.wordpress.com/2008/11/19/budaya-belajar-siswa/ Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this […]

    Balas
  • 4. sofyan yamin  |  16 Desember 2011 pukul 11:24

    setuju mas. artikle bagus. saya mengamati bahwa kita Indoensia belum optimal dalam budaya belajar. Ada sekolah tertentu yang luar biasa dalam budaya belajar. setiap siswa di pacu untuk berprestasi ambil contoh SMA 8 jakarta. akan tetapi banyak juga sekolah2 yang tidak memiliki budaya belajar. sepulang sekolah tawuran dijalanan, lebih banyak siswa dengan jalan2 tanpa tujuan (mall/supermarket dan lainnya)… Lebih tragis sistem ujian nasional kita telah membawa bangsa ini menjadi bangsa tidak jujur. salam. sofyan ahli statistik. sofyan.yamin@gmail.com

    Balas
  • 5. sarus  |  9 Maret 2014 pukul 22:34

    mantap potingannya mas… like

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Jika Anda berminat menautkan blog ini, copy dan paste kode banner di bawah ini ke blog atau situs Anda.
<a href="http://tarmizi.wordpress.com" target="_blank"><img src="http://cdn-users1.imagechef.com/ic/stored/2/100319/anmfe5cf44cf7742a9b.gif" align="Center">

Translate Isi Blog

Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Yang sedang online saat ini

free counters

Statistik Blog

Statistik Kunjungan

  • 1,141,714 Pengunjung

Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.

RSS Blogger Indonesia

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

FACEBOOK

Profil Facebook Tarmizi Ramadhan



Lintas Berita – Berita Terbaru


POLLING TERBUKA

Kompetisi Blog Kebahasaan

balaibahasabandung.web.id

Kalender

November 2008
S S R K J S M
    Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Twitter


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: